Pernah tau kenapa termometer mulai dari angka 35?

Sepertinya Salma (anak saya no. 2) mau tumbuh gigi, jadi 2 hari ini badannya agak hangat, orang jawa bilang “sumer”.

Ngomongin soal suhu badan, berarti butuh termometer buat tau suhu pastinya kan? Saya jadi ingat film yang pernah saya tonton tentang sejarah termometer

Dulu banget, sekitar abad ke 16, belum ada yang namanya ukuran derajat celcius. Kalau orang sakit, suhu tubuhnya masih dirasain pakai tangan-meter

Tahun 1593, Galileo berhasil buat Thermoscope, alat sederhana berbentuk tabung yang diisi air biasa. Waktu itu temperaturnya sama sekali belum akurat, dan belum bisa dipakai buat ukur suhu badan.

Tahun 1742, Anders Celcius mencetuskan satuan derajat Celcius, seperti yang kita biasa pakai sekarang di Indonesia. Air beku suhu 0 derajat, air mendidih suhunya 100 derajat,

Nah.. ┬átermometer badan dimulai dari angka 35, karena suhu tubuh normal di angka 35 – 37 derajat, kalau di atas itu, artinya lagi demam.

Tapi.. walaupun derajat Celcius udah ada di taun 1742, termometer mercury yang ukurannya kecil baru muncul tahun 1867, dan itu dia jenis termometer yang biasa kita lihat sampai sekarang.

Itu dia perjalanan panjang termometer, dari konsep termoscope di abad ke 16 sampai termometer praktis yang baru muncul tahun 1867.

Perjalanan yang mirip seperti perkembangan kemampuan anak,

mulai dari nggak kenal angka sama sekali,

pelan-pelan mulai bisa bilang 1.. 2.. 3.. 4.., meskipun kadang nggak urut

sampai akhirnya bisa urut berhitung mulai 1 sampai 10.

Walaupun anak sudah bisa sebut angka dengan urut, sekali-kali perlu juga diajak tebak-tebakan bentuk angka, jadi mereka tahu betul 2 = dua, 3 = tiga, 4 = empat.

Cara paling gampang sih, bisa print flashcard angka 123 dari

http://kemasdimas.com/

dan langsung ajak mereka main… ­čĹŹ

– Kemas Dimas